About Praise

Awalnya didirikan pada tahun 2010 sebagai Koalisi untuk Kemasan Berkelanjutan, pada bulan Februari 2017 Asosiasi Kemasan dan Daur Ulang Untuk Lingkungan Berkelanjtuan di Indonesia—PRAISE-- diluncurkan untuk mencerminkan penekanan kami terhadap pengelolaan sampah kemasan yang holistik di Indonesia.

Anggota Pendiri

Coca-Cola Indonesia, Indofood Sukses Makmur, Nestlé Indonesia, Tetra Pak Indonesia, Tirta Investama dan Yayasan Unilever Indonesia adalah enam anggota pendiri PRAISE

Visi

Kami hadir sebagai sebuah asosiasi yang aktif mendukung penerapan pengelolaan sampah kemasan secara holistik, terintegrasi dan berkelanjutan di Indonesia.

Misi

  1. Meningkatkan kesadaran bahwa setiap pihak bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah secara terintegrasi dan berkelanjutan.
  2. Meningkatkan kapasitas anggota di bidang pengelolaan sampah kemasan melalui kajian, edukasi dan kolaborasi.
  3. Melibatkan partisipasi kalangan pemerintah, swasta dan masyarakat luas untuk berperan aktif mengurangi dampak sampah kemasan terhadap lingkungan.

Organisasi

Komite/Panitia Pengurus PRAISE terdiri dari manajemen senior dari enam anggota pendiri kami. Panitia Pengurus bertanggung jawab untuk mengawasi kegiatan PRAISE, dibantu oleh Kelompok Kerja yang terbagi dalam lima bidang: Keterlibatan Eksternal, Stewardship, Advokasi, Komunikasi dan Teknis. Struktur ini memungkinkan PRAISE untuk memanfaatkan pengalaman dan keahlian yang luas para pendiri kami.

  • Panitia Pengurus
  • Ketua Umum
  • Sekretaris
  • Jenderal
  • Bendahara

Fokus

Tiga bidang fokus utama kami adalah: Advokasi, Penelitian dan Pendidikan, Kemitraan & Kolaborasi.

Guna mendukung pengelolaan sampah kemasan terpadu dan berkelanjutan di Indonesia

Mitra Utama

Sejak awal pembentukan PRAISE sebagai Koalisi untuk Kemasan Berkelanjutan di tahun 2010, kami telah secara aktif membangun kemitraan dengan dua kementerian utama, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementerian Perindustrian, untuk mengadakan dialog rutin terkait kebijakan pengelolaan sampah, termasuk Kebijakan dan Strategi Nasional dan Peta Jalan Pengelolaan Sampah.

Sebagai tanda kerjasama yang baik dengan mitra utama kami, PRAISE mendapat kehormatan dari kehadiran Menteri Lingkungan dan Kehutanan, Ibu Siti Nurbaya Bakar, pada peluncuran resmi PRAISE pada tanggal 21 Februari 2017 di Taman Menteng di Jakarta.Dengan tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Terpadu yang Melibatkan Semua Pemangku Kepentingan”, Menteri Siti Nurbaya Bakar, Asisten Khusus Wakil Presiden Wijayanto Samirin, Kepala Divisi Sanitasi DKI Jakarta Bapak Isnawa Adji dan Direktur Greeneration Indonesia Mr. Mohamad Bijaksana Junerosano bergabung dengan PRAISE untuk dialog publik interaktif.

Mitra Lokal dan Regional

Selain lembaga pemerintahan, PRAISE bekerja sama dengan organisasi independen dan non-pemerintah lokal dan regional yang berdedikasi untuk mencari solusi pengelolaan sampah. Tahun lalu, mitra lokal kami termasuk Waste4Change dan Greeneration Foundation, ecoBali Recycling, Sustainable Waste Indonesia, Kedutaan Besar Belanda dan B2C. Kami juga mengadakan pembicaraan dengan MarineChange dan Gone Adventurin’.

Meningkatkan praktik pengelolaan sampah melalui penelitian dan pendidikan

PRAISE percaya akan pentingnya penelitian dan data terkini untuk meningkatkan pemahaman kita tentang komposisi, timbulan, kebocoran dan nilai ekonomis sampah. Faktanya, kegiatan pertama PRAISE pada tahun 2010 adalah untuk melakukan studi komposisi sampah di Bantargebang, TPA terbesar di Indonesia yang berlokasi di Jakarta.

Membangun kemitraan dan keterlibatan melalui aksi kolaboratif

Sebagai pertanda visibilitas kami yang semakin meningkat, sepanjang tahun 2017 PRAISE telah diundang untuk berbicara di berbagai seminar dan konferensi lokal dan regional mengenai topik-topik yang terkait dengan pengelolaan limbah dan sampah plastik laut di Indonesia. Kehadiran PRAISE di panggung regional dalam forum multilateral termasuk kehadiran kami di Pertemuan Tingkat Tinggi APEC mengenai Percepatan Solusi Pengelolaan Sampah untuk Mengurangi Penyumbatan Sampah Laut pada bulan September 2017 di Bali di mana Sekretaris Jenderal PRAISE Mignonne Maramis hadir sebagai panelis untuk mendiskusikan kebijakan dan peraturan pemerintah terkait persampahan.

Selain itu, PRAISE diundang untuk menjadi anggota Alliance for Marine Plastic Solutions (AMPS) yang baru terbentuk antara semua pemangku kepentingan untuk mengatasi masalah kebocoran sampah plastik ke lautan di Indonesia.

PRAISE ikut serta dalam Festival Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia untuk menanamkan semangat pengabdian publik di kalangan kaum muda. Di tingkat ASEAN, PRAISE menjadi pembicara utama di Forum ASEAN yang diwakili oleh Bapak Triyono Prijosoesilo, untuk berbicara tentang peran PRAISE dalam menemukan solusi pengelolaan sampah di Indonesia. PRAISE juga diwakili oleh Mignonne Maramis sebagai panelis di Responsbile Business Forum di Singapura di bulan November untuk menyoroti UN Sustainable Development Goals (SDGs).

PENDEKATAN

Kami percaya pada konsep Extended Stakeholder Responsibility (ESR), yang merupakan kerangka kerja multi-pihak yang melibatkan semua pihak di seluruh rantai nilai dan selaras dengan Konsep Ekonomi Circular.

Tanggung Jawab Para Pihak Yang Diperluas Extended Stakeholder Responsibility (ESR)

Kami percaya pada konsep Extended Stakeholder Responsibility (ESR), yang merupakan kerangka kerja multi-pihak yang melibatkan semua pihak di seluruh rantai nilai dan selaras dengan Konsep Ekonomi Circular

Tujung akhir dari program Lingkaran Tertutup (Closed Loop) adalah peningkatan efisiensi, pengelolaan limbah yang efektif, penggantian ke kemasan yang dapat didaur ulang.

  • Pusat Pengumpulan
  • Industri daur ulang
  • Tempat pembuangan sampah kota
  • Peritel
  • Produsen
  • Importir
  • Pemasok Bahan Baku
  • Jaringan Pengumpulan
    • Pemerintah lokal
    • Sektor informal
    • Perusahaan pelayanan
    • jasa sampah
  • Daur Ulang
  • Produsen Bahan Bakku
  • Sisa air

Guna mendukung pengelolaan sampah kemasan terpadu dan berkelanjutan di Indonesia

Mitra Utama

Sejak awal pembentukan PRAISE sebagai Koalisi untuk Kemasan Berkelanjutan di tahun 2010, kami telah secara aktif membangun kemitraan dengan dua kementerian utama, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementerian Perindustrian, untuk mengadakan dialog rutin terkait kebijakan pengelolaan sampah, termasuk Kebijakan dan Strategi Nasional dan Peta Jalan Pengelolaan Sampah.

Sebagai tanda kerjasama yang baik dengan mitra utama kami, PRAISE mendapat kehormatan dari kehadiran Menteri Lingkungan dan Kehutanan, Ibu Siti Nurbaya Bakar, pada peluncuran resmi PRAISE pada tanggal 21 Februari 2017 di Taman Menteng di Jakarta.Dengan tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Terpadu yang Melibatkan Semua Pemangku Kepentingan”, Menteri Siti Nurbaya Bakar, Asisten Khusus Wakil Presiden Wijayanto Samirin, Kepala Divisi Sanitasi DKI Jakarta Bapak Isnawa Adji dan Direktur Greeneration Indonesia Mr. Mohamad Bijaksana Junerosano bergabung dengan PRAISE untuk dialog publik interaktif.

Mitra Lokal dan Regional

Selain lembaga pemerintahan, PRAISE bekerja sama dengan organisasi independen dan non-pemerintah lokal dan regional yang berdedikasi untuk mencari solusi pengelolaan sampah. Tahun lalu, mitra lokal kami termasuk Waste4Change dan Greeneration Foundation, ecoBali Recycling, Sustainable Waste Indonesia, Kedutaan Besar Belanda dan B2C. Kami juga mengadakan pembicaraan dengan MarineChange dan Gone Adventurin’.

Meningkatkan praktik pengelolaan sampah melalui penelitian dan pendidikan

PRAISE percaya akan pentingnya penelitian dan data terkini untuk meningkatkan pemahaman kita tentang komposisi, timbulan, kebocoran dan nilai ekonomis sampah. Faktanya, kegiatan pertama PRAISE pada tahun 2010 adalah untuk melakukan studi komposisi sampah di Bantargebang, TPA terbesar di Indonesia yang berlokasi di Jakarta.

Membangun kemitraan dan keterlibatan melalui aksi kolaboratif

Sebagai pertanda visibilitas kami yang semakin meningkat, sepanjang tahun 2017 PRAISE telah diundang untuk berbicara di berbagai seminar dan konferensi lokal dan regional mengenai topik-topik yang terkait dengan pengelolaan limbah dan sampah plastik laut di Indonesia. Kehadiran PRAISE di panggung regional dalam forum multilateral termasuk kehadiran kami di Pertemuan Tingkat Tinggi APEC mengenai Percepatan Solusi Pengelolaan Sampah untuk Mengurangi Penyumbatan Sampah Laut pada bulan September 2017 di Bali di mana Sekretaris Jenderal PRAISE Mignonne Maramis hadir sebagai panelis untuk mendiskusikan kebijakan dan peraturan pemerintah terkait persampahan.

Selain itu, PRAISE diundang untuk menjadi anggota Alliance for Marine Plastic Solutions (AMPS) yang baru terbentuk antara semua pemangku kepentingan untuk mengatasi masalah kebocoran sampah plastik ke lautan di Indonesia.

PRAISE ikut serta dalam Festival Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia untuk menanamkan semangat pengabdian publik di kalangan kaum muda. Di tingkat ASEAN, PRAISE menjadi pembicara utama di Forum ASEAN yang diwakili oleh Bapak Triyono Prijosoesilo, untuk berbicara tentang peran PRAISE dalam menemukan solusi pengelolaan sampah di Indonesia. PRAISE juga diwakili oleh Mignonne Maramis sebagai panelis di Responsbile Business Forum di Singapura di bulan November untuk menyoroti UN Sustainable Development Goals (SDGs).

PENDEKATAN

Kami percaya pada konsep Extended Stakeholder Responsibility (ESR), yang merupakan kerangka kerja multi-pihak yang melibatkan semua pihak di seluruh rantai nilai dan selaras dengan Konsep Ekonomi Circular.

Tanggung Jawab Para Pihak Yang Diperluas Extended Stakeholder Responsibility (ESR)

Kami percaya pada konsep Extended Stakeholder Responsibility (ESR), yang merupakan kerangka kerja multi-pihak yang melibatkan semua pihak di seluruh rantai nilai dan selaras dengan Konsep Ekonomi Circular

Tujung akhir dari program Lingkaran Tertutup (Closed Loop) adalah peningkatan efisiensi, pengelolaan limbah yang efektif, penggantian ke kemasan yang dapat didaur ulang.

  • Pusat Pengumpulan
  • Industri daur ulang
  • Tempat pembuangan sampah kota
  • Peritel
  • Produsen
  • Importir
  • Pemasok Bahan Baku
  • Jaringan Pengumpulan
    • Pemerintah lokal
    • Sektor informal
    • Perusahaan pelayanan
    • jasa sampah
  • Daur Ulang
  • Produsen Bahan Bakku
  • Sisa air

Praktek Terbaik

Di Indonesia, setiap anggota PRAISE telah secara aktif memulai, mendukung, memfasilitasi dan berinvestasi dalam berbagai program dan inisiatif yang bertujuan meminimalkan dampak sampah kemasan. Praktik-praktik terbaik ini mencerminkan komitmen kami terhadap keberlanjutan, dengan mempertimbangkan keseluruhan siklus hidup kemasan. Adapun empat pilar pintang.

Inovasi

Menerapkan teknologi dan proses inovatif sepanjang mata rantai kemasan

Pengumpulan

Membangun dan memperluas jaringan pengumpulan sampah kemasan

Pemilahan

Memperkuat infrastruktur untuk memilah sampah

Daur Ulang

Mendukung teknologi daur ulang untuk menghasilkan produk daur ulang bernilai tambah

Progress

Peresmian PRAISE dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional yang dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kerja sama dalam Forum Ekonomi Melingkar yang diselenggarakan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Peluncuran Forum Alliance for Marine Plastic Solutions (AMPS) di Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Memperkenalkan PRAISE pada Konferensi ASEAN tentang Pengurangan Sampah Laut di Wilayah ASEAN di Thailand Membahas visi PRAISE di Indonesia Global Compact Network IGCN 2017 Mengatasi Limbah Plastik di Lautan di Responible Business Forum for Sustainable Development di Singapura Peluncuran Bali Bersih dengan empat Kementerian: Lingkungan dan Kehutanan, Industri, Kelautan, Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Sustainable Waste Indonesia dan ecoBali

2017

Studi Lapangan untuk mengunjungi Asian Institute of Technology dan Thailand Institute of Packaging and Recycling Management for Sustainable Environment Tinjauan Kebijakan Ekonomi ‘Dampak Ekonomi Pajak Cukai pada Kemasan Plastik’

2016
  • Program percontohan Bank Sampah Delima di Jakarta Selatan
  • Lokakarya dan seminar tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah
  • Rancangan tentang Tanggung Jawab Para Pihak Yang Diperluas untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan.
2012 - 2015

Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding tentang pembentukan Koalisi untuk Kemasan Berkelanjutan Studi Komposisi Sampah di TPA Kota Bantar Gebang di Jakarta.

2010

Komitmen Kami

Sementara PRAISE mewakili enam perusahaan yang beragam dengan kepentingan komersial yang bersaing, keenam anggotanya memiliki tujuan yang sama– untuk menjalankan bisnis kami secara berkelanjutan.

Pendekatan holistik kami dimulai dari bahan baku kemasan yang dipasok dari sumber- sumber yang dapat dipertanggungjawabkan; penerapan teknologi inovatif yang menggunakan bahan baku seminimal mungkin namun memberikan perlindungan maksimal.

aplikasi solusi akhir kehidupan yang mengatasi 3R: mengurangi, menggunakan kembali, mendaur ulang. Kehadiran global perusahaan kami memungkinkan kami memanfaatkan keahlian dan sumber daya perusahaan, namun kami menerapkan solusi lokal yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan unik Indonesia akan kemasan yang aman, serbaguna dan ramah lingkungan.

PRAISE berkomitmen untuk membantu Indonesia menerapkan solusi terpadu, holistik dan berkelanjutan untuk sampah kemasan. Kami akan terus memperkuat kolaborasi kami untuk memastikan bahwa kita semua memiliki peran dan tanggung jawab untuk menciptakan Indonesia yang bersih dan hijau.